9 Mei 2011 - 19:30

"Tidak satu alasanpun yang membenarkan kelakukan Ali Sa'ud dan Ali Khalifah membunuhi rakyat Bahrain. Apapun alasan mereka pada dasarnya hanya untuk melanggengkan kekuasaan sehingga bisa lebih lama berkhidmat kepada Inggris dan Amerika Serikat, bukan kepada umat Islam."

Menurut Kantor Berita ABNA, dalam majelis duka mengenang kesyahidan Sayyidah Fatimah Zahra, Ayatullah Al Uzhma Shafi Ghulpagani menekankan pentingnya mengadakan majelis-majelis duka untuk mengenang kesyahidan putrid baginda Nabi saww tersebut. Beliau mengingatkan bahwa untuk mencapai kebahagiaan yang abadi, maka telah menjadi keniscayaan untuk menjadikan Sayyidah Fatimah Zahra sebagai suri tauladan.

Pada bagian lain dalam ceramahnya, Ayatullah Shafi Ghulpagani juga menyinggung mengenai campur tangan kerajaan Saudi di Bahrain. "Kerajaan Saudi di bawah perlindungan Amerika Serikat telah melakukan penyerangan militer ke Bahrain. Ini adalah bentuk pengkhianatan terbesar terhadap kaum muslimin dan kezaliman yang keji terhadap sesama manusia." Ungkap beliau.

Lebih lanjut ulama marja taklid ini berkata, "Saat ini tidak ada musibah yang lebih besar selain yang sedang dihadapi rakyat Bahrain. Ali Sa'ud yang menyebut diri sebagai pelayan Haramain, namun dengan campur tangannya membunuhi rakyat Bahrain, justru menjadikan mereka sebagai penjahat besar kemanusiaan."

Pada bagian akhir ceramahnya, Ayatullah Shafi Ghulpagani mengungkapkan, "Tidak satu alasanpun yang membenarkan kelakukan Ali Sa'ud dan Ali Khalifah membunuhi rakyat Bahrain. Apapun alasan mereka pada dasarnya hanya untuk melanggengkan kekuasaan sehingga bisa lebih lama berkhidmat kepada Inggris dan Amerika Serikat, bukan kepada umat Islam."